" nama ustad " : " ust . ahmad sarwat , lc . , ma "

" judul " : " bisa kita bicara dengan allah "

" isi " : " ustadz yang rahmat allah , saya temu dengan orang yang aku bisa cakap - cakap dengan allah . apakah ini mungkin laku ? mohon jelas serta dalil al - qur ' an  hadits . " , " terima kasih , "

" jawaban1 " : " mon 16 april 2007 23 : 47  " , "  5 . 588 views  n " , " n " , " n " , " ustadz yang rahmat allah , saya temu dengan orang yang aku bisa cakap - cakap dengan allah . apakah ini mungkin laku ? mohon jelas serta dalil al - qur ' an  hadits . " , " terima kasih , " , " n " , " r nbercakap - cakap dengan allah swt itu hanya laku oleh para nabi , itu tidak semua nabi . hanya nabi tentu yang sebut cakap - cakap dengan allah , bagaimana cantum di dalam al - quran . " , " ( qs . al - baqarah : 253 ) " , " di antara nabi yang sebut cara tegas telah laku cakap langsung dengan allah swt adalah nabi musa " , " . " , " ( qs . an - nisa ' : 164 ) " , " dan juga nabi muhammad saw yang pernah bicara langsung dengan allah swt di sidradil muntaha , saat beliau laku mi ' raj . " , " namun lebih sering allah swt bicara kepada para nabi lewat antara malaikat jibril . sehingga saat itu benar tidak jadi cakap - cakap langsung antara nabi dengan allah swt . " , " selain para nabi dan rasul , ada juga bagi orang yang beri ilham oleh allah swt . sehingga olah dia cakap - cakap dengan allah swt . misal hikmah yang allah swt ikan kepada hamba - nya , luqman al - hakim . " , " .  " ( qs . luqman : 12 ) " , " meski ayat ini beri isyarat bahwa allah bicara kepada luqman , namun umumya para ulama tidak masuk luqman bagai nabi dari para nabi allah . sebab tidak juga kita dapat cara eksplisit bahwa jadi dialog langsung antara luqman dengan allah . ayat ini hanya kata bahwa allah swt beri hikmah kepada . " , " aku cakap - cakap dengan allah " , " kalau para nabi tidak semua cakap - cakap dengan allah swt , bahkan yang pernah cakap - cakap itu pun tidak selalu tiap saat dialog dengan allah swt , maka tentu saja orang biasa tidak mungkin laku , utama di zaman telah turun nabi akhir , muhammad saw . " , " sebab cakap - cakap dengan allah swt adalah allah swt bicara kepada dan dia bicara kepada allah swt . kalau bicara kepada allah swt , sudah pasti bisa laku . sedang kalau allah swt yang bicara langsung kepada dengan kata - kata dan wahyu , adalah hal yang mustahil . " , " bahkan para ulama sepakat bahwa kalau ada orang yang aku di zaman ini terima wahyu dari allah swt , dia adalah orang yang kafir . karena yang dapat wahyu hanya para nabi . dan tidak ada nabi sudah nabi muhammad saw . " , " bahkan nabi isa " , " saat nanti kembali turun , bagaimana sebut dalam banyak hadits shahih , juga tidak dalam kapasitas bagai nabi . arti , dia pun tidak dapat wahyu , walau beliau pernah jadi nabi . " , " mana mungkin orang biasa tiba - tiba aku bisa cakap - cakap dengan allah , kecuali dia telah dusta . " 
